Apa kabar mukhtar,
apakah mukhtar sudah merasa melakukan apa yang telah saya
katakan tetapi berat badan mukhtar belum turun-turun juga?
Beberapa orang yang menghubungi saya juga mengatakan hal serupa
bahwa mereka sudah makan 5-6x sehari tetapi koq belum turun juga.
Berikut saya berikan artikel saya yang mungkin bisa membantu
mukhtar untuk mengevaluasi diet yang sudah mukhtar lakukan.
mukhtar sudah mengerti bahwa untuk menurunkan berat badan,
makan dalam sehari haruslah 5-6x. Tetapi saya masih melihat banyak
kesalahan dalam hal memilih makanan. Ada yang mengatakan kepada
saya kalau dia sudah meningkatkan metabolisme tubuhnya dengan
mencoba mengganti makanannya dengan memperbanyak buah dan sayur.
Kemudian ada juga yang mengatakan kalau dia sudah makan 6x, jadi
selain nasi dan makan normalnya, untuk snacknya dia memakan oatmeal
+ buah. Masih banyak sekali kesalahan-kesalahan yang terjadi
seperti ini. Mereka mengerti konsepnya tetapi masih salah dalam
melaksanakannya.
Diet seimbang untuk menjaga berat badan ideal kurang lebih
komposisinya adalah 55% untuk karbohidrat, 25% protein dan 20%
lemak. Tetapi untuk mukhtar yang ingin menurunkan berat
badannya, saran saya adalah 40% untuk karbohidrat, 40% untuk
protein dan 20% untuk lemak.
Cara menghitungnya adalah apabila mukhtar membutuhkan 2000
Kalori sehari. Maka karbohidratnya adalah 40% dari 2000 yaitu 800
Kalori. Apabila 1gram karbohidrat mengandung 4 Kalori maka 800
Kalori adalah 200 gram karbohidrat yang perlu mukhtar makan
dalam sehari. 40% protein dalam sehari berarti 800 kalori berasal
dari protein sebesar 200gram. Yang terakhir adalah 20% lemak dari
2000 Kalori adalah 400 Kalori, sedangkan 1gram lemak mengandung 9
kalori, yang artinya mukhtar membutuhkan 44gram lemak.
Bayangkan saja kalau mukhtar makan oatmeal sebanyak 6x, buah,
sayur sebanyak itu. mukhtar tahu bahwa oatmeal adalah sumber
karbohidrat yang bagus dan banyak orang mengatakan kalau oatmeal
bisa menurunkan berat badan tetapi apabila ternyata yang
mukhtar makan adalah 80% karbohidrat, meskipun itu terbuat
dari oatmeal, tetap saja mukhtar tidak bisa menurunkan berat
badan kita. Kelebihan karbohidrat sebagai sumber tenaga utama tetap
saja akan disimpan sebagai tenaga cadangan dalam bentuk lemak.
mukhtar lihat apabila perut kita masih belum berkurang
ukurannya, itu biasanya karbohidrat yang menjadi masalah.
Kebanyakan oatmeal, buah atau bahkan beras merah adalah
penyebabnya. Lemak jarang menjadi penyebab utama karena sebagian
besar dari kita yang melakukan diet sudah tidak memakan lagi yang
namanya gorengan.
Jadi selain memperhatikan apa jenis makanan yang sudah mukhtar
makan, perhatikanlah juga komposisi kalori makanan mukhtar.
Salah komposisi, diet mukhtar tidak akan berhasil mencapai
tujuan.
Semoga bisa membuka wawasan:)
Denny Santoso, S. Kom, Certified Sport Nutritionist
www.duniafitnes.com
Follow Twitter @dennysantoso untuk tips2 DIET terbaru.
Kenongo 4, Malang, East Java 65141, INDONESIA
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://www.aweber.com/z/r/?7CzMTAzstKxMjCwMTCxstGa0LOysnOwcnA==
apakah mukhtar sudah merasa melakukan apa yang telah saya
katakan tetapi berat badan mukhtar belum turun-turun juga?
Beberapa orang yang menghubungi saya juga mengatakan hal serupa
bahwa mereka sudah makan 5-6x sehari tetapi koq belum turun juga.
Berikut saya berikan artikel saya yang mungkin bisa membantu
mukhtar untuk mengevaluasi diet yang sudah mukhtar lakukan.
mukhtar sudah mengerti bahwa untuk menurunkan berat badan,
makan dalam sehari haruslah 5-6x. Tetapi saya masih melihat banyak
kesalahan dalam hal memilih makanan. Ada yang mengatakan kepada
saya kalau dia sudah meningkatkan metabolisme tubuhnya dengan
mencoba mengganti makanannya dengan memperbanyak buah dan sayur.
Kemudian ada juga yang mengatakan kalau dia sudah makan 6x, jadi
selain nasi dan makan normalnya, untuk snacknya dia memakan oatmeal
+ buah. Masih banyak sekali kesalahan-kesalahan yang terjadi
seperti ini. Mereka mengerti konsepnya tetapi masih salah dalam
melaksanakannya.
Diet seimbang untuk menjaga berat badan ideal kurang lebih
komposisinya adalah 55% untuk karbohidrat, 25% protein dan 20%
lemak. Tetapi untuk mukhtar yang ingin menurunkan berat
badannya, saran saya adalah 40% untuk karbohidrat, 40% untuk
protein dan 20% untuk lemak.
Cara menghitungnya adalah apabila mukhtar membutuhkan 2000
Kalori sehari. Maka karbohidratnya adalah 40% dari 2000 yaitu 800
Kalori. Apabila 1gram karbohidrat mengandung 4 Kalori maka 800
Kalori adalah 200 gram karbohidrat yang perlu mukhtar makan
dalam sehari. 40% protein dalam sehari berarti 800 kalori berasal
dari protein sebesar 200gram. Yang terakhir adalah 20% lemak dari
2000 Kalori adalah 400 Kalori, sedangkan 1gram lemak mengandung 9
kalori, yang artinya mukhtar membutuhkan 44gram lemak.
Bayangkan saja kalau mukhtar makan oatmeal sebanyak 6x, buah,
sayur sebanyak itu. mukhtar tahu bahwa oatmeal adalah sumber
karbohidrat yang bagus dan banyak orang mengatakan kalau oatmeal
bisa menurunkan berat badan tetapi apabila ternyata yang
mukhtar makan adalah 80% karbohidrat, meskipun itu terbuat
dari oatmeal, tetap saja mukhtar tidak bisa menurunkan berat
badan kita. Kelebihan karbohidrat sebagai sumber tenaga utama tetap
saja akan disimpan sebagai tenaga cadangan dalam bentuk lemak.
mukhtar lihat apabila perut kita masih belum berkurang
ukurannya, itu biasanya karbohidrat yang menjadi masalah.
Kebanyakan oatmeal, buah atau bahkan beras merah adalah
penyebabnya. Lemak jarang menjadi penyebab utama karena sebagian
besar dari kita yang melakukan diet sudah tidak memakan lagi yang
namanya gorengan.
Jadi selain memperhatikan apa jenis makanan yang sudah mukhtar
makan, perhatikanlah juga komposisi kalori makanan mukhtar.
Salah komposisi, diet mukhtar tidak akan berhasil mencapai
tujuan.
Semoga bisa membuka wawasan:)
Denny Santoso, S. Kom, Certified Sport Nutritionist
www.duniafitnes.com
Follow Twitter @dennysantoso untuk tips2 DIET terbaru.
Kenongo 4, Malang, East Java 65141, INDONESIA
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://www.aweber.com/z/r/?7CzMTAzstKxMjCwMTCxstGa0LOysnOwcnA==
No comments:
Post a Comment